Pada tanggal 29 Juli 2021, Inspektorat Jenderal telah menyelenggarakan Dialog Kinerja secara daring yang membahas berbagai capaian pada Semester I 2021, sekaligus sebagai sarana tanya jawab antara unsur pimpinan dan unsur pelaksana dalam membangun kinerja organisasi yang lebih baik.
Kegiatan Dialog Kinerja ini dipimpin langsung oleh Inspektur Jenderal, Bapak Ibnu Wahyutomo dan dihadiri oleh semua Inspektur Wilayah dan pegawai di lingkungan Inspektorat Jenderal. Pada kegiatan ini masing-masing Pimpinan Satker Eselon II menyampaikan paparan mengenai kegiatan dan hasil capaian kinerja masing-masing Satker pada Semester I tahun 2021.
Kegiatan utama yang telah dilakukan Sekretariat Inspektorat Jenderal pada Semester I tahun 2021 antara lain: penyempurnaan zero draft Rancangan Permenlu tentang Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi atas Implementasi SAKIP; pemutakhiran data catatan pengawasan Itjen; pembuatan akun instagram @itjen.kemlu untuk memperluas cakupan penyampaian informasi penguatan pengawasan; pengusulan 15 Satker/Perwakilan pada pembangunan Zona Integritas; pendampingan pelaksanaan Survei Penilaian Integritas (SPI) yang diadakan oleh KPK; dan Bimtek Aplikasi Sistem Informasi Pengawasan Intern (SIPIK).
Sementara untuk Inspektorat Wilayah, seluruh Inspektorat Wilayah telah melaksanakan kegiatan pengawasan yang direncanakan selama Semester I, yaitu:
1. Kegiatan audit pada perwakilan RI di New Delhi, Ho Chi Minh, Karachi, Wina, Oslo, Praha, Antananarivo, Dakar, Nairobi, Caracas, Lima dan Panama City;
2. Kegiatan reviu, yaitu reviu Laporan Kinerja Kemlu tahun 2020, reviu Laporan Keuangan tahun 2020 dan Semester I 2021, reviu penyerapan anggaran, reviu PBJ, reviu Revisi Anggaran dan reviu PIPK;
3. Kegiatan evaluasi, antara lain evaluasi AKIP untuk 10 unit organisasi Eselon I dan 132 Perwakilan RI; serta
4. Kegiatan pendampingan dan pengawasan lainnya.
Menanggapi capaian kinerja Inspektorat Jenderal pada Semester I Tahun 2021, Inspektur Jenderal menyampaikan beberapa catatan dan arahan, antara lain:
a. Dialog Kinerja memiliki arti yang penting, bukan saja sebagai amanat Permenlu No.4 tahun 2018, tetapi juga sebagai forum untuk melakukan monev kinerja, serta melihat sejauh mana progress pelaksanaan rencana dan capaian kinerja selama tahun berjalan. Melalui Dalog Kinerja juga dilakukan evaluasi dan pembahasan terkait upaya yang perlu dilakukan untuk mengatasi tantangan dan permasalahan yang dihadapi.
b. Dalam melaksanakan tugasnya, APIP harus menguasai peraturan perundang-undangan, termasuk raison d'etre dari lahirnya/perubahan suatu peraturan perundang-undangan dan memperkuat tugas pengawasan terutama terkait kepegawaian. Para auditor juga perlu dilengkapi dengan pengetahuan teknis dalam mendukung pelaksanaan tugas pengawasan. Untuk tujuan tersebut, perlu digalakkan kegiatan PKS (Pelatihan di Kantor Sendiri) dengan mengundang tenaga ahli dari instansi/unit kerja terkait.
c. Pengembangan aplikasi Sistem Informasi Pengawasan Internal Kementerian Luar Negeri (SIPIK) agar terus dilaksanakan, juga dengan meningkatkan pemanfaatannya oleh seluruh satker Pusat dan Perwakilan RI dengan membuatkan tutorial singkat aplikasi SIPIK.
d. Inspektorat Jenderal juga hendaknya terus memacu diri untuk berkinerja lebih baik lagi dari segi kinerja maupun anggaran.
Dalam kegiatan Dialog Kinerja ini juga diumumkan Hasil Penetapan Auditor Terbaik dan Tim Audit Terbaik tahun 2020, yaitu Sdr. Agus Nursanto (Auditor Ahli Madya dari Inspektorat Wilayah IV) sebagai Auditor Terbaik tahun 2020, dan Tim Audit dari Inspektorat Wilayah II sebagai Tim Audit Terbaik tahun 2020, yang terdiri dari Sdr. Triyogo Jatmiko sebagai Pengendali Mutu, Sdr. Jemakun sebagai Pengendali Teknis, Sdr. Indra Gunawan sebagai Ketua Tim, dan Sdr. Rachmawati sebagai Anggota Tim.
Sumber:
Bagian Perencanaan, Organisasi dan Kertas Kerja
Sekretariat Inspektorat Jenderal
Kementerian Luar Negeri